Losari dalam Kenangan

10 Apr 2012

Metamorfosa Kehidupan, Ketika saia kecil, saia bersekolah di SD Islam, Sekolah yang mengutamakan aqidah dan berkelakuan jujur. Tapi ketika SD saia banyak sekali melakukan hal-hal yang tercela, biarlah itu menjadi kenangan masa kecil. Dulu ketika musim maen wayang (apa yah kartu yang ada gambar powerranger) saking pengennya dan senengnya dengan main kartu, saya, fikri, dan kaka saya mencuri kartu di china-china di pasar(masih zaman jahiliyah) karena kita dulu beranggapan bahwa, kita boleh mencuri atau menyakiti orang yang non-muslim(naudzubillah) ampuni dosa saya dan teman2 saya ya Allah. (catatan buruk-jangan di tiru), mulai saat itu saya berusaha untuk jujur dengan diri sendiri, walaupun saia punya hutang 100perak insyaallah saya balikin, jika saya benar-benar lupa tolong diingatkan yah atau ikhlaskan kalo perlu.

Losari Dalam Kenangan

Losari Dalam Kenangan

Ketika SD badan saia tidak normal, karena saya masuk SD ketika umur 5tahun, alhasil diriku anak paling kecil di kelas, tapi biarpun kecil saia cabe rawit kata pa guru, hahaha. Pengalaman SD yang masih saia ingat, yaitu, pernah berak di celana(kapicirit) hahaha,, lucu2,, tak apa namanya juga bocah. Dulu kalo upacara SD, senang sekali,buka rok2 anak2 cewe(pada kurang ajar) hahaha, maen silak-silakan(buka-bukaan) trus kemudian buka celana anak cowo yang pake celana karet, hahaha pengalaman itu masih terniang dalam benakku, apakah hal itu dapat terulang kembali.

Paling ingat, ketika pulang sekolah kemudian mandi di sungai cisanggarung yang angker (siluman buaya putih), ketika semua orang mandi bersenang-senang, saia pun ikud mandi dengan teman2 sd, hahaha. Jujur saya tidak bisa berenang ketika itu, dan saya hanya bermain yang dangkal-dangkal saja, tapi tiba2 mengapa saya terseret ke bagian yang dalam yah, subhanallah sekali degh, saia sudah takut ketika dalam air, tapi alhamdulillah teman saia ada di atas saya dan menolong saya, saya benar2 takut, dan trauma ketika itu. (pengalaman buruk)

Wah, Wah, libur telah tiba, hore-hore.. Saatnya berlibur ke pantai Losari, ets tapi bukan pantai yang ada di makassar melainkan pantai prapag, salah satu desa di kecamatan Losari, Ketika liburan SD tiba, saya dan teman-teman aduh lupa yang saya ingat cuman (noks mila, tuma, iki, pesek, hera, fikri, merli, toni, rokman, mul(penjaga sekolah kami), dan lain2 yang pasti hampir 20 0rang). saya pun ikut dengan senang kami berangkat dari sekolah menuju pantai prapag aka pantai losari dengan dokar(per, andong) terserah mau nyebut apa. yang penting kuda yang menarik penumpang. Tiba di tepi laut Mang Mul, mencari perahu yang ingin di sewa, dan punya cerita akhirnya kita pergi kesana. Oiya sebelum pergi kesana, masalah makanan adalah hal yang paling pokok dalam hal ini, nok mila membawa roti banyak dan ada jajan-jajan yang sebetulnya kami tak suka(tapi sudahlah) kita sudah patungan(urunan jare wonk brebes ika). hahaha. tapi membawa minuman sedikit sekali dengan jumlah kami yang banyak. Saat berada di tengah laut kami berhenti menikmati indahnya pantai losari yang biru, dan di kelilingi dengar ubur2, kebetulan ketika kami ke laut cuaca nya bagus dan airpun surut tak pasank, hahaha. dan akhirnya saya dan teman2 turun di tengah laut, dengan ketinggian cuman sampai perut saja, seneng dagh, mencari bintang2 laut tanpa snorkling, wkwkkw.. best lah,, tiba2 sang nelayan menyuruh kami semua beristirahat di sebuah pulau terpencil disana(bukan pulau hantu). wah dengan cuaca yang panas, perut yang lapar, akhirnya makanan yang kami tidak suka, akhirnya habis semua ludes dengan air2nya, hahaha.. yeaah berpetualan di pulau tak berpenghuni di losari, coba cari pohon kelapa yang ada buahnya pun tak ada. akhirnya kami pulang dengan kehausan dan kelapan sampai di bibir pantai losari, ::cry:: oiya ada yang mabuk laut(siapa yah) hahaha jangan di bahas aib orang ah..
pengalaman itu samapi skg masih teringat dengan jelas. pengen mengulang masa2 indah dolo. Hahaha..

Kelas 4, isun masih inget pisan sunk, pernah mlayu-malyu dink pa pidin karena nda hafal hadist-hadist yang di berikan, kemudian pernah mendapat nilai 0(baru pertama kali dalam sejarah isun olih 0 seorang baihaqi gitu.) cuman di kelas 4 SD, mata pelajarannya apa yah lupa degh. (sedih2, sampai sekarang ga ada orang yang tahu) kalo saya pernah mendapat nilai jelek. gara2 nilai nol itu aku jadi terus semangat belajar, walupun domongi bae,,, guru privatku pa taufik, guru yang paling berjasa dalam hidupku, dia yang mengajarkan aku untuk mengaji dengan baik dan benar. DULU ketika aku masih jahiliyah, pa taufik mengajarkan alquran, tak boleh nafas sesuai dengan tanda baca di alquran, jika salah saia harus mengulang dari awal, didikan yang keras dan tegas membuat saia akhirnya bisa membaca dg baik untuk alquran dan paham tajwid-tajwidnya, thanks pa taufik.
jadi sedih, inget dulu fikri temen dan ponakan saia yang palink baik pernah di omelin terus ma pa taufik karena ga bisa-bisa. tapi namanya juga anak2 yah, di omelin yah terus2an.. kayak gw juga,, wkwkwk

yuk kita sekarang sudah kelas 6 SD mau lulus coii,, ketika kelas 6 SD,, kami di ajar pa sajad, guru paporit si pesek hahha,, Oiya satu pesan yang masih saia ingat dari pa sajad yaitu satu kalian semua akan meninggal dan dalam kubur akan di tanya siapa nama tuhanMu, agamaMu, NabiMu dll pake bahasa arab? tapi yah gw sampe skg belum menghafal pake bahasa arab jawabanya,, kocak bener dagh (astagfirullah). Pa sajad mengajar kami ketrampilan (PKKK) dagh ah, ketika ujian, kami di suruh memasak dan akan di nilai di rumahnya, waduh peniupuan berkedok makanan nih,, akhirnya, isun, pesek, hera, fikri, dll masak agar2 di rumah pesek, dan akhirnya agar2 itu bukan kita yang buat, kita tinggal nunggu jadi,,dan mengantar ke rumah pa sajad yang ada di losari lor deket pos hewan. Cerita punya cerita akhirnya kami mendapat nilai 8, tapi guru2 yang lain merasa tidak suka dengan ulah2 tersebut, maka mengajukan protes(ada-ada aja ulahnya) yah karena kami biasa menguatamakan kebersamaan, kami pernah membuat masakan satu kelas makan mi2 rebus dengan patungan 1500 rupiah dan bisa di nikmati semua anak kelas 6, beserta guru dan penjaga sekolah,, hore2 kapan yah bisa masak2 di kelas lagi. wkwkkw

Sekian pengalaman buruk dan kenakalan saya ketika bersekolah di yayasan sekolah dasar islam diponegoro milik keluarga besar losari. Bye-bye, ntar cerita pengalaman ketika SMP dagh. :) I Love U my school and my friend.

29313852d043139ac3d081e4daef6319_schoolhouse1


TAGS Losari Pantai Losari


-

Author

Follow Me